<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Wacana Kita</title>
	<atom:link href="http://wacanakita.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wacanakita.com</link>
	<description>Wacana dari Kita untuk Anda</description>
	<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 01:51:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Doktor asal Jombang Alumni Matematika ITS Menangi Kompetisi Teknologi Pertahanan di Inggris</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/08/26/doktor-asal-jombang-alumni-matematika-its-menangi-kompetisi-teknologi-pertahanan-di-inggris/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/08/26/doktor-asal-jombang-alumni-matematika-its-menangi-kompetisi-teknologi-pertahanan-di-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 00:58:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Teknologi Militer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/08/26/doktor-asal-jombang-alumni-matematika-its-menangi-kompetisi-teknologi-pertahanan-di-inggris/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
&#160;

Sang Robot Bisa Bedakan yang Sipil dan Militer 
Hampir bersamaan dengan ulang tahun kemerdekaan Indonesia, Dr Subchan, peneliti asal Indonesia, berhasil meraih prestasi bergengsi di Inggris. Bahkan, Departemen Pertahanan Inggris berminat mengembangkan robot dan piranti ciptaan timnya.
NURANI SUSILO, London
SIAPA sangka dari Swindon, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar dua jam berkendara dari London, seorang anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="height: 5px">&nbsp;</p>
<p><img src="http://www.wacanakita.com/pic/subchan.jpg" alt="Subchan Doktor asal jombang" align="top" width="450" height="310" /></p>
<h3><strong>Sang Robot Bisa Bedakan yang Sipil dan Militer</strong><strong> </strong></h3>
<p>Hampir bersamaan dengan ulang tahun kemerdekaan Indonesia, Dr Subchan, peneliti asal Indonesia, berhasil meraih prestasi bergengsi di Inggris. Bahkan, Departemen Pertahanan Inggris berminat mengembangkan robot dan piranti ciptaan timnya.</p>
<p><strong>NURANI SUSILO, London</strong></p>
<p>SIAPA sangka dari Swindon, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar dua jam berkendara dari London, seorang anak bangsa, Dr Subchan, kini menjadi pembicaran di Inggris. Peneliti di Cranfield University, Shrivenham Campus di Oxfordshire, Inggris, bersama timnya dinyatakan sebagai pemenang Minister of Defense (MoD) Grand Challenge.</p>
<p>MoD Grand Challenge adalah lomba bergengsi untuk mencari teknologi terapan di dunia militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Subchan, pria yang lahir dan besar di Jombang, Jawa Timur, itu bersama Team Stellar mengembangkan Saturn (Sensing and Autonomous Tactical Urban Reconnaissance Network).</p>
<p>Saturn adalah semacam robot yang berfungsi mendeteksi ancaman musuh. Bukan sembarang robot. Ini adalah robot terpadu yang memiliki tiga komponen, baik di darat maupun udara, yang bisa mengidentifikasi kekuatan dan posisi musuh di medan pertempuran.</p>
<p>Tim Stellar adalah gabungan antara Cranfield University, Stellar Service Ltd, Blue Bear System Ltd, SELEX Sensors, dan Airborne System Ltd, TRW Conekt, dan Marshall Specialist Vehicles.</p>
<p>&#8221;Robot ini bisa menggantikan manusia untuk mengintai kekuatan dan posisi musuh, tanpa berisiko terlihat atau diketahui lawan,&#8221; jelas Subchan yang lulusan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) jurusan matematika 1994 itu kepada <em>Jawa Pos </em>kemarin.</p>
<p>Karena berbagai kelebihan itu, Subchan dan Team Stellar dinyatakan unggul dibandingkan peserta lomba yang lain. Andy Wallace, perwira militer dari Departemen Pertahanan Inggris, mengakui ingin mendapatkan produk teknologi yang membuat misi prajurit di medan tempur semakin aman. &#8221;Kami ingin tentara yang bertugas di lapangan makin aman dan keselamatan mereka terlindungi,&#8221; kata Wallace kepada stasiun televisi BBC.</p>
<p>Dalam konteks perang modern, lanjut Wallace, produk teknologi seperti yang dikembangkan Subcham dan timnya memang sangat relevan. Medan yang asing dan sulit, membutuhkan piranti yang bisa sangat membantu prajurit tempur.</p>
<p>Robot yang dikembangkan Team Stellar ini terdiri atas dua pesawat kecil dan satu kendaraan darat. Semuanya tanpa awak. Wahana ini dilengkapi dengan sensor radar, panas, dan visual. Untuk menyelaraskan kerja ketiga robot ini, sekaligus menganalisis hasil yang didapat, dibuat semacam pusat mengendali terpadu.</p>
<p>Kepada <em>Jawa Pos</em> Subchan memaparkan, tiga komponen robot yang dikembangkan Team Stellar itu punya fungsi sendiri-sendiri yang saling menunjang. Pertama, pesawat tanpa awak yang terbang tinggi. Alat ini berfungsi memetakan wilayah dan mengetahui medan. Pesawat ini bisa mendeteksi kendaraan militer; tank, bahkan <em>sniper</em> (penembak jitu) lawan.</p>
<p>Namun, untuk bom pesawat, alat ini tidak bisa mendeteksi secara akurat. Itulah sebabnya dibuat robot kedua dan ketiga berupa pesawat tanpa awak yang terbang rendah dan satu robot darat (ground vehicle). Kedua robot terakhir ini lebih berfungsi untuk mengecek atau melakukan verifikasi terhadap temuan pesawat pertama yang terbang tinggi .</p>
<p>Subchan, yang menempuh master bidang <em>applied matematics </em>(S2) di Delft University of Technology di Belanda pada 1998-2000 ini terlibat di bagian desain dan pengembangaan kendaraan udara dan darat tanpa awak. &#8221;Ini memang pekerjaan yang sangat menguras tenaga dan otak,&#8221; kata pria kelahiran Jombang Mei 1971 itu.</p>
<p>Dia menceritakan, proyek robot militer ini dimulai sekitar pertengahan 2007. Selama kurang lebih setahun, Team Stellar yang menggabungkan beberapa perusahaan pertahanan dan Cranfield University itu mengembangkan dan menguji coba Saturn di lapangan. Uji coba dilakukan di beberapa tempat di Inggris.</p>
<p>&#8220;Proyek ini membuat saya sering ke lapangan dan menghabiskan waktu di alam terbuka. Kadang selama berhari-hari menyempurnakan Saturn,&#8221; kata anak kedua dari empat bersaudara pasangan Abdul Muin dan Djamilah ini.</p>
<p>Dalam enam bulan terakhir, hampir tiap minggu Subchan dan timnya ke lapangan menguji Saturn. Waktu yang terbatas memang menjadi salah satu kendala pengembangan Saturn. Bahkan, sampai babak final pun, masih ada beberapa masalah yang mengganjal.</p>
<p>&#8221;Pada <em>proofing event</em> (pembuktian produk) yang berlangsung selama lima hari, kami sempat khawatir karena sampai hari ketiga komunikasi antara stasiun pengendali di darat dan robot kendaraan tidak begitu bagus,&#8221; bpak lima orang anak itu. Untunglah pada hari keempat, persoalan bisa diatasi.</p>
<p>Menurutnya, salah satu tantangan yang harus dilakukan setiap tim adalah dalam waktu satu jam harus mendemonstasikan hasil temuannya di Village of Copehill Down, di Salisbury Plain, Wiltshire, Inggris. Yakni, sebuah perkampungan yang khusus dibuat untuk latihan militer. Kondisi perkampungan itu dibuat sedemikian rupa mirip dengan medan peperangan, lengkap dengan snipers, bom, tank, peluncur roket, hingga aktor yang berperan sebagai tentara lawan dan penduduk sipil.</p>
<p>Dalam tantangan seperti itu, robot peserta MoD Grand Challenge harus bisa membedakan mana yang ancaman dan mana warga sipil biasa.</p>
<p>&#8221;Saya sangat bersyukur bisa menang,&#8221; kata suami Ima Imadatul yang pernah empat tahun bekerja di IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia) sebelum menjadi dosen ITS.</p>
<p>Subchan layak berbangga karena dari 11 tim yang mengikuti lomba ini hanya enam yang masuk babak final. Dan dari enam ini, Team Stellar menang dan berhak atas penghargaan begengsi RJ Mitchell Trophy. Tropi yang mengambil nama perancang pesawat Spitfire Fighter, pesawat tempur legendaris pada pertempuran Battle of Britain.</p>
<p>Penelitian pertahanan dan keselamatan sipil memang bukan dunia yang asing bagi Subchan. Cranfield University, tempat Subchan sekarang bekerja sebagai peneliti, memang memiliki studi pertahanan. Di sinilah dulu ia menyelesaikan S3 di bidang Guidance and Control (panduan dan kendali). &#8221;Berbagai proyek yang saya ikuti hampir semuanya memiliki kaitan dengan pertahanan,&#8221; kata Subchan .</p>
<p>Setelah lulus doktor, Subchan  meneruskan <em>post doctora</em>l pada Departement Informatics and Sensors pada universitas yang sama dengan bidang yang ditekuninya sekarang: decision making, data fusion, mission planning and control (bidang pengambilan keputusan, penggabungan data, dan perencenaan misi).</p>
<p>Ia mengaku tidak pernah membayangkan dan berencana menjadi peneliti militer. Tapi kuliah S3 di Cranfield University membuatnya menekuni penelitian dan pengembangan teknologi militer. Ia pernah meneliti &#8216;awan yang tercemar nuklir&#8217;. Bila semisal ada kebocoran di reaktor nuklir, Subchan membantu menentukan luas wilayah yang tercemar bahan berbahaya. Dari sini bisa ditentunkan warga di wilayah mana yang harus diungsikan karena kebocoran nuklir tersebut.</p>
<p>&#8221;Inilah yang membuat saya senang dan menikmati bidang saya. Ada hasil nyata yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan manusia,&#8221; kata Subchan yang juga sering menjadi pembicara pada forum pengajian di Swindon dan London.</p>
<p>Untuk masa depan Saturn yang ia kembangkan bersama Team Stellar, ia belum tahu persis kapan selesai dan dipakai oleh kalangan militer. Yang jelas, teknologi yang dipakai sangat kompleks dan membutuhkan dana yang besar. &#8221;Kalau dananya tersedia mungkin Saturn bisa hadir lebih cepat,&#8221; katanya. (el)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/08/26/doktor-asal-jombang-alumni-matematika-its-menangi-kompetisi-teknologi-pertahanan-di-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menkominfo Mohammad Nuh soal Penolakan Publik atas Kenaikan Harga BBM</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/05/24/menkominfo-mohammad-nuh-soal-penolakan-publik-atas-kenaikan-harga-bbm/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/05/24/menkominfo-mohammad-nuh-soal-penolakan-publik-atas-kenaikan-harga-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 22:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Politika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/05/24/menkominfo-mohammad-nuh-soal-penolakan-publik-atas-kenaikan-harga-bbm/</guid>
		<description><![CDATA[SBY Kesampingkan Popularitas dan Karir Politik. Seperti tradisi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) selalu ditentang banyak elemen masyarakat. Kali ini juga ditentang program bantuan langsung tunai (BLT) yang merupakan kompensasi atas kebijakan tak populis tersebut. Bagaimana pemerintah merespons semua itu? Berikut wawancara dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Prof Dr Mohammad Nuh DEA di ruang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://wacanakita.com/pic/Nuh.jpg" alt="M.Nuh Politika" align="left" width="298" height="225" /><font size="2" face="Arial">SBY Kesampingkan Popularitas dan Karir Politik. Seperti tradisi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) selalu ditentang banyak elemen masyarakat. Kali ini juga ditentang program bantuan langsung tunai (BLT) yang merupakan kompensasi atas kebijakan tak populis tersebut. Bagaimana pemerintah merespons semua itu? Berikut wawancara dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Prof Dr Mohammad Nuh DEA di ruang kerjanya.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Penolakan atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM meluas. Mengapa pemerintah ngotot? Apa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak takut citranya jatuh menjelang Pemilu 2009?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Sudah sangat jelas, kenaikan harga BBM menurunkan popularitas. Sudah sangat jelas mempunyai dampak negatif terhadap karir politik atau pemerintahan. Kenapa tetap dinaikkan? Itu kan berarti ada sesuatu yang lebih penting daripada sekadar popularitas dan karir politik. Justru menjadi tanda tanya kalau tidak menaikkan BBM sekadar ingin mempertahankan popularitas, atau mengambil hati rakyat, atau semata-mata untuk kepentingan karir politik. Sesuatu yang fundamental kok dikorbankan untuk mempertahankan karir politik.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Sudah sedemikian mendesakkah kenaikan harga BBM?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Kita harus menggunakan pendekatan rasional untuk melihat alasan BBM harus naik. Alasan utama jelas karena harga pasar minyak dunia. Posisi kita sendiri net importer. Kalau tidak dinaikkan, ada disparitas harga dengan negara tetangga sehingga rawan penyelundupan. Negara kita dengan geografis seperti ini sulit menghindari penyelundupan.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Kaitannya dengan subsidi?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Ternyata memang faktanya yang menikmati subsidi itu sebagian besar masyarakat yang relatif mampu. Dan, itu memakan 70 persen dari volume subsidi. Rasanya tidak adil. Di satu sisi program yang pro rakyat kecil hanya Rp 70 triliun. Sedangkan subsidi yang dinikmati orang yang mampu di atas Rp 180 triliun.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Bagaimana pemerintah merespons penolakan masyarakat?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Penolakan terhadap kenaikan harga BBM wajar. Ada logika umum mengapa masyarakat menolak. Secara umum, tidak ada yang suka kenaikan. Siapa pun tidak suka barang naik. Kenaikan hanya disukai untuk dua hal, yaitu kenaikan gaji dan kenaikan pangkat.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Apa konsekuensinya jika tidak naik?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Anggaran kita (APBN) terbatas sekitar Rp 90 triliun. Kalau subsidi BBM tidak dibatasi dan volume APBN tetap, otomatis akan menggerogoti yang lain. Konsekuensinya berat. Kalau harga BBM dinaikkan, akan memicu kenaikan harga barang yang lain sehingga daya beli masyarakat bakal turun. Persoalannya memang tidak ada pilihan. Pilihannya adalah biarkan harga naik dengan menyelamatkan kelompok yang paling rentan. Dari situlah muncul ide kelompok yang paling bawah perlu mendapatkan perhatian khusus melalui BLT senilai Rp 14 triliun untuk 19,1 juta RTS (rumah tangga sasaran).</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Ada kritik, BLT tidak mendidik. Tanggapan Anda?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Memang, ada kritik bahwa BLT itu tidak mendidik, BLT itu menjadikan rakyat pemalas, BLT menjadikan rakyat menjadi peminta-minta. Sekarang kita renungkan sejenak. Apa beda BLT dengan subsidi? Kalau subsidi melekat pada barang, BLT langsung tunai ke masyarakat. Kesamaannya, sama-sama meningkatkan purchasing power (daya beli).</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Soal kritik BLT tidak mendidik?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Kalau kita memberikan bantuan kepada kaum miskin dianggap tidak mendidik, lantas apa yang harus kita katakan kalau bantuan itu kita berikan kepada orang yang cukup. Kalau memberikan bantuan kepada orang miskin kita anggap tidak mendidik, berarti memberi orang kaya itu mendidik. Kan tidak kena dari logika itu.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Kalau membuat orang menjadi malas?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Secara psikopersonal, tidak ada orang yang mau status quo miskin. Walau dibantu, mereka tetap harus kerja. Harus berpikir positif. Dengan Rp 100 ribu, tidak tepat kalau menjadikan mereka pemalas.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Ada penguat dari sisi yuridis?</strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Di UUD 1945 pasal 34, sudah jelas. Fakir miskin dan anak telantar dipelihara negara. Lantas, kenapa kalau kita memberikan bantuan kepada yang lemah lantas menjadi gaduh.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>BLT ini dikatakan sekadar memberikan ikan, bukan kail? </strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">BLT itu sebagai parasetamol (obat sakit kepala). Memangnya salah kalau ngasih parasetamol? Kalau memang sedang sakit kepala, harus kita kasih parasetamol. Kalau dia sakit kepala disuruh mancing, kan tidak bisa berangkat karena masih pusing. Memberikan bantuan itu ya harus tepat. Kalau sakit kepala, ya kita obati dulu sakit kepalanya.</font></p>
<p><font size="2" face="Arial"><strong>Apakah Anda melihat elite politik sengaja mencari grade point di tengah isu BBM?  </strong></font></p>
<p><font size="2" face="Arial">Boleh sebagai politisi mencari grade point, tetapi harus berbasis pada objektivitas. Kalau semata-mata dapat grade point, tapi masalah kemiskinan dan dampak globalnya tidak teratasi, kasihan rakyat. Itu sama saja dengan eksplorasi dan eksploitasi rakyat miskin untuk karir politik. (tomy c. gutomo)<br />
</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/05/24/menkominfo-mohammad-nuh-soal-penolakan-publik-atas-kenaikan-harga-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mohammad Nuh:Blogger Bukan Musuh, tapi Keluarga</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/18/mohammad-nuhblogger-bukan-musuh-tapi-keluarga/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/18/mohammad-nuhblogger-bukan-musuh-tapi-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 12:22:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/18/mohammad-nuhblogger-bukan-musuh-tapi-keluarga/</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, SENIN-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh menyatakan bahwa pemerintah menganggap para blogger (pembuat situs pribadi/blog) bukan musuh, akan tetapi bagian dari sebuah keluarga.
&#160;
&#8220;Blogger merupakan bagian dari keluarga kita, kita tumbuh bersama untuk mengembangkan dunia teknologi informasi di Indonesia,&#8221; kata Menkominfo dalam pertemuan dengan para blogger di kantor Depkominfo di Jakarta, Senin (7/4) malam.
Nuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://wacanakita.com/pic/Nuh.jpg" alt="Blogger keluarga bukan musuh" align="left" /><strong>JAKARTA, SENIN</strong>-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh menyatakan bahwa pemerintah menganggap para blogger (pembuat situs pribadi/blog) bukan musuh, akan tetapi bagian dari sebuah keluarga.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p>&#8220;Blogger merupakan bagian dari keluarga kita, kita tumbuh bersama untuk mengembangkan dunia teknologi informasi di Indonesia,&#8221; kata Menkominfo dalam pertemuan dengan para blogger di kantor Depkominfo di Jakarta, Senin (7/4) malam.<span id="more-25"></span></p>
<p>Nuh mengungkapkan hal tersebut karena diminta ketegasan posisi pemerintah oleh para blogger yang hadir dalam acara tersebut, dalam permasalahan tuduhan dari pengamat telematika Roy Suryo yang menganggap blogger yang merusak dan mengacak-acak berbagai situs terutama situs partai Golkar. Nuh mendorong agar para blogger berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.</p>
<p>&#8220;Kita mendorong agar blogger menjadi sebuah komunitas baru, yang menyebarluaskan fungsi edukasi, fungsi penguatan kepada masyarakat dan menyebarluaskan fungsi pencerahan yang dibingkai untuk mengembangkan nasionalisme bangsa. Kita ingin membuka kesempatan para blogger untuk memberikan kontribusi sekecil apapun. Kita berusaha untuk mengurangi dampak negatif,&#8221; tambah Nuh.</p>
<p>Sebelumnya, Roy Suryo mengatakan situs Golkar (<a href="http://www.golkar.or.id/">www.golkar.or.id</a>) diduga dibobol kelompok hackers yang juga menjadi komunitas blogger di Indonesia. &#8220;Situs Golkar di defaced (berubah tampilan) sejak Jumat dinihari. Dugaan awal tindakan pembobolan tersebut terkait dengan UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang baru disahkan pemerintah,&#8221; kata Roy Suryo di Jakarta, Jumat (28/3).</p>
<p>Sejak pemerintah mengesahkan UU ITE pada Selasa (25/3), situs pemerintah milik Depkominfo juga menjadi korban serangan para hacker, disusul situs partai politik terbesar di tanah air Golkar. Menurut Roy Suryo, tampilan situs Golkar di deface sempat memampang foto dirinya yang didampingi dua wanita &#8220;bule&#8221;,  dengan komentar: <em>Haiiiiiiiiiiii&#8230; Jumpalagi&#8230;.. dgn Tante Roy Adyuh Mana Ujyan Ga da Ojyek Bechex Bechex *iklan cincha dolo ya pak admin* Maap pak admin cuma pengen titip numpang pesen aja&#8230;.. buat Tante Roy</em>. Pembobol juga meninggalkan alamat email yaitu, <a href="mailto:siapakah.akyu@yahoo.com">siapakah.akyu@yahoo.com</a>.</p>
<p>Beberapa jam kemudian, tampilan situs yang dibangun dan diregistrasi pada 23 April 1997 itu telah berubah lagi bertuliskan &#8220;Mambo&#8221;, &#8220;This site is temporarily unavailable. Please notify the System Administrator&#8221; dan dilatarbelakangi bunga dengan bentuk kelopak segi enam.</p>
<p>Sejatinya situs Golkar yang bermotto &#8220;Bersama Kita Maju&#8221; ini didominasi warna kuning dengan memampang foto petinggi partai berlambang Beringin itu yaitu Wapres Jusuf Kalla, didampingi Agung Laksono, dan Suryo Paloh. Roy Suryo yang merupakan konsultan untuk Unit Pusat Identifikasi Mabes Polri ini menjelaskan, bahwa kasus pembobolan situs pemerintah maupun parpol ini sudah diselidiki Unit Cyber Crime Mabes Polri.<strong>(ANT)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/18/mohammad-nuhblogger-bukan-musuh-tapi-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Alumni Teknik Kimia ITS : Direktur Wanita Pertama di Pertamina</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/17/alumni-teknik-kimia-its-direktur-wanita-pertama-di-pertamina/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/17/alumni-teknik-kimia-its-direktur-wanita-pertama-di-pertamina/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 23:59:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/17/alumni-teknik-kimia-its-direktur-wanita-pertama-di-pertamina/</guid>
		<description><![CDATA[Rukmi, Direktur Wanita Pertama di Pertamina
Jumat JP, 18 Apr 2008,
Baru kali ini Pertamina punya direktur wanita. Dia adalah Rukmi Hadihartini yang dilantik sebagai direktur pengolahan pada 6 Maret lalu. Siapa Rukmi? Bagaimana dia berbagi peran sebagai sosok tangguh di Pertamina dan sosok lembut di rumah tangga?
&#8220;Ya, inilah emansipasi,&#8221; kata Rukmi ketika ditanya perihal pencapaian karirnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Rukmi, Direktur Wanita Pertama di Pertamina</p>
<p align="center">Jumat JP, 18 Apr 2008,</p>
<p><img src="http://wacanakita.com/pic/rukmi.jpg" alt="Rukmi Hadihartini" align="left" />Baru kali ini Pertamina punya direktur wanita. Dia adalah Rukmi Hadihartini yang dilantik sebagai direktur pengolahan pada 6 Maret lalu. Siapa Rukmi? Bagaimana dia berbagi peran sebagai sosok tangguh di Pertamina dan sosok lembut di rumah tangga?</p>
<p>&#8220;Ya, inilah emansipasi,&#8221; kata Rukmi ketika ditanya perihal pencapaian karirnya. Wanita kelahiran Jember, 29 Maret 1953, itu mengakui bahwa sektor migas memang kental dengan nuansa maskulin.<span id="more-24"></span></p>
<p>Namun, lanjut dia, bukan berarti kaum Hawa tidak bisa berkecimpung dan meraih sukses di sektor tersebut. &#8220;Syaratnya, kami juga tidak boleh menonjolkan sifat-sifat wanita dalam diri kami,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Rukmi, itulah yang disebut emansipasi yang sesungguhnya. Artinya, stereotip kaum Hawa sebagai makhluk lemah dan tidak sekuat kaum Adam harus dihilangkan. &#8220;Jadi, dalam pekerjaan, kami tidak boleh bermanja-manja. Tidak boleh cengeng, harus tegar, dan tangguh menghadapi tantangan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu mengakui, sejak berkarir di Pertamina pada 1980, dirinya bukan pegawai kantoran yang setiap hari duduk manis di balik meja. &#8220;Sebagai engineer, saya langsung terjun ke lapangan,&#8221; kisahnya.</p>
<p>Usai menjadi mahasiswa ikatan dinas beasiswa Pertamina, Rukmi memang langsung berkarir di Direktorat Pengolahan Pertamina. Tugas pertama dia adalah sebagai engineer di Kilang Plaju dan Sungai Gerong, Sumatera Selatan. Saat itu, dia sudah mengoordinasi beberapa pegawai yang kesemuanya pria. &#8220;Bahkan, hampir semua rekan kerja saya juga pria,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Setelah itu, di divisi mana pun ditugaskan, Rukmi hampir selalu menjadi satu-satunya wanita. Lingkungan seperti itulah yang kemudian membentuk karakternya menjadi pribadi yang kuat. &#8220;Industri migas, apalagi di lapangan, memang dunia keras,&#8221; ujar wanita yang hobi membaca biografi tokoh-tokoh dunia itu.</p>
<p>Karena itu, dia merasa bersyukur mendapatkan pengalaman-pengalaman berharga. Menurut dia, pengalaman tersebut sangat berguna ketika dua tahun lalu dirinya dipindah dari direktorat pengolahan yang kental dengan nuansa kerja lapangan ke direktorat umum dan sumber daya manusia (SDM) yang lebih &#8220;kantoran&#8221;.</p>
<p>Di tempat baru tersebut, Rukmi duduk sebagai deputi direktur umum dan SDM. &#8220;Lebih sering rapat dan yang saya pimpin mayoritas pria,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski demikian, dia tidak pernah merasa kikuk. &#8220;Mungkin karena sudah bertahun-tahun saya larut dalam lingkungan yang tidak membedakan gender,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Meski demikian, tetap ada saja suara-suara sumbang mengiringi naiknya Rukmi ke kursi direktur pengolahan Pertamina. Saat dilantik Men BUMN Sofyan Djalil pada 6 Maret lalu, beberapa pejabat di sektor migas mengatakan, kelebihan yang dimiliki direktur wanita adalah lebih rajin. &#8220;Maksudnya, rajin ke salon,&#8221; ujarnya setengah bergurau kepada beberapa wartawan.</p>
<p>Rukmi mengakui, dirinya memang tidak bisa menghindari kodrat sebagai seorang wanita. Meski demikian, profesionalisme tetap harus menjadi acuan. Maksudnya, jika di kantor, karakter sebagai wanita karir yang ditonjolkan.</p>
<p>Namun, di luar kantor, karakter istri bagi suami dan ibu dari anak-anaklah yang harus ditonjolkan. &#8220;Bagaimana juga, keluarga tetap nomor satu,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia mengatakan, karirnya di Pertamina memang telah menyita banyak waktunya dalam keluarga. Lebih dari separo hidup ibu dua putra itu dihabiskan di Pertamina. &#8220;Bahkan, suami saya pernah bergurau, kalau dada saya dibelah, mungkin bentuk jantung saya juga logo Pertamina,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Keluarga adalah kunci keberhasilan,&#8221; ujarnya mantap saat ditanya tentang prinsip hidupnya. Menurut dia, tanpa dukungan dan pengertian yang besar dari orang tua, suami, dan anak-anak, dirinya tak mungkin bisa seperti sekarang.</p>
<p>Dia menambahkan, akan susah bagi seseorang untuk mencapai puncak sukses dalam karir jika tidak mendapatkan sokongan penuh dari keluarga. Kestabilan dan keharmonisan rumah tangga, lanjut dia, akan membuat seseorang lebih mudah menjalani pekerjaan.</p>
<p>Rukmi mengisahkan, sejak awal karir, dirinya memang mendapatkan dukungan yang luar biasa dari suami dan anak-anak. &#8220;Suami saya memercayakan sepenuhnya kepada saya. Beliau yakin dengan komitmen saya untuk bisa berkarir tanpa menelantarkan keluarga dan, alhamdulillah, hingga sekarang saya bisa melaksanakan komitmen tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia berulang-ulang menekankan, sesukses apa pun karir professional seorang wanita, kepala keluarga tetaplah sang suami. Karena itu, jika pension kelak, Rukmi sudah menyiapkan beberapa rencana. &#8220;Saya dan suami punya hobi traveling. Tapi, karena kesibukan, jadi agak jarang menjalani hobi tersebut. Saya juga akan punya banyak waktu dengan keluarga, melakukan berbagai kegiatan sosial, dan memperdalam agama. Pokoknya, harus fokus untuk keluarga,&#8221; terangnya.</p>
<p>Makna emansipasi memang terkadang melenceng, ketika seorang istri lebih mapan di sisi finansial daripada suami, sering istri merasa lebih berhak untuk mengatur keluarga. &#8220;Pandangan seperti ini harus diperbaiki,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebagai direksi Pertamina, Rukmi paling tidak mengantongi gaji Rp 140 juta per bulan. Pendapatan itu bisa jadi lebih tinggi daripada pendapatan sang suami, Dono Untoro, yang berprofesi sebagai dokter di Jakarta. &#8220;Tapi, sekali lagi, kepala keluarga adalah suami,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sejak menikah hingga usia pernikahannya 29 tahun, Rukmi memiliki tradisi yang mungkin sudah sangat jarang dipraktikkan dalam sebuah keluarga. Apa tradisi itu? &#8220;Saya selalu mengantar suami sampai di depan rumah saat berangkat kerja,&#8221; ceritanya.</p>
<p>&#8220;Malam hari suami saya pergi kerja ke tempat praktik. Misalkan ada pekerjaan kantor yang belum selesai, saya tetap pulang dan membawa pekerjaan tersebut ke rumah,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah mengantarkan suami berangkat kerja hingga di depan rumah, barulah Rukmi melanjutkan pekerjaannya. &#8220;Kecuali untuk pekerjaan yang sangat mendesak, baru saya meminta izin suami untuk tidak bisa mengantar di depan pintu,&#8221;. (ahmad baidhowi/kum)</p>
<p>Sebut Anak untuk Kilang Minyak</p>
<p>Sebagai direktur wanita pertama di Direktorat Pengolahan Pertamina, Rukmi Hadihartini mencoba memberikan sentuhan baru pada direktorat yang sering disorot karena kinerjanya dinilai kurang memuaskan itu.</p>
<p>Rukmi mengakui, tantangan terbesar yang dihadapi Direktorat Pengolahan Pertamina yang bertugas mengolah minyak mentah menjadi BBM adalah kondisi kilang yang sudah tua. &#8220;Jadi, sudah tidak efisien,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jurus untuk mengerem inefisiensi pun dijalankan. Dia mengatakan, program efisiensi yang sudah disusun direktur pengolahan sebelumnya, Suroso Atmomartoyo, dilanjutkan. &#8220;Tentu, dengan dipoles lebih bagus, ditambah dengan sentuhan wanita,&#8221; katanya sembari tersenyum simpul.</p>
<p>Rukmi mengatakan, pengalamannya selama dua tahun di direktorat umum dan SDM memberi dirinya banyak pelajaran tentang bagaimana menggenjot motivasi kerja para karyawan. &#8220;Selama ini aspek SDM memang kurang digarap. Padahal, ini salah satu aspek terpenting untuk suksesnya sebuah perusahaan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selama 40 hari menduduki kursi direktur pengolahan, Rukmi rajin turun ke lapangan, mengunjungi tujuh kilang Pertamina yang tersebar dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia. Di antaranya, di Pangkalan Brandan, Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, Balongan, dan Mundu. Kilang-kilang tersebut mampu menghasilkan 1.057 ribu barel BBM per hari.</p>
<p>&#8220;Senin nanti (21/4) saya mau mengunjungi anak saya di Sorong, Papua,&#8221; ujarnya. Ketika ditanya apakah salah satu di antara dua putranya berada di Papua? Rukmi malah tertawa. &#8220;Maksud saya… anak saya itu ya…kilang pengolahan. Kan Pertamina punya kilang di Sorong,&#8221; katanya, lantas tertawa lepas.</p>
<p>Saat ini Rukmi bersama direktorat pengolahan memang mengawal agenda besar. Saat ini Pertamina memang mengincar kepemilikan saham mayoritas di perusahaan petrokimia di Tuban, Jatim. Yakni, PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI).</p>
<p>Trans Pacific adalah salah satu produsen petrokimia terpadu di kawasan Asia Tenggara. Produksinya mencakup light naphtha untuk bahan baku plastik dan pipa, aromatik untuk bahan baku tekstil, plastik kemasan dan elektronik, serta produk bahan bakar minyak. Kapasitas produksinya 3,6 juta ton per tahun atau terbesar di Asia Tenggara.</p>
<p>Jika Pertamina bisa mengakuisisi perusahaan itu, bisa dipastikan tambahan tugas berat akan disandang Rukmi. Namun, hal itu juga berpotensi mendongkrak kinerja Direktorat Pengolahan Pertamina. &#8220;Sebagai profesional, kita harus selalu siap,&#8221; ujarnya.(owi/kum)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/17/alumni-teknik-kimia-its-direktur-wanita-pertama-di-pertamina/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Filter Situs Asusila&#8221; Sudah Bisa Diunduh</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/13/filter-situs-asusila-sudah-bisa-diunduh/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/13/filter-situs-asusila-sudah-bisa-diunduh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 23:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/13/filter-situs-asusila-sudah-bisa-diunduh/</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA,JUMAT - Departemen Komunikasi dan Informasi hari ini meluncurkan software yang dapat digunakan untuk menutup akses ke situs-situs porno. Software ini disebut Filter Situs Asusila.
&#160;
Dalam kesempatan ini juga, Depkominfo melakukan demo download software tersebut. Software dapat diakses secara gratis melalui situs depkominfo di www.depkominfo.go.id. Link download terdapat di sisi kanan situs dalam blok berwarna biru.
&#8220;Klik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,JUMAT </strong>- Departemen Komunikasi dan Informasi hari ini meluncurkan software yang dapat digunakan untuk menutup akses ke situs-situs porno. Software ini disebut Filter Situs Asusila.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan ini juga, Depkominfo melakukan demo download software tersebut. Software dapat diakses secara gratis melalui situs depkominfo di www.depkominfo.go.id. Link download terdapat di sisi kanan situs dalam blok berwarna biru.<span id="more-23"></span></p>
<p>&#8220;Klik saja folder &#8216;Filter Situs Asusila&#8217;, di dalamnya ada aplikasi berbentuk zip dan panduan sosialisasi yaitu panduan bagaimana cara menginstall,&#8221; ujar salah satu staf yang melakukan demo kepada pers tentang penutupan konten film Fitna dan demo software anti pornografi, Jumat (11/4).</p>
<p>Menteri Komunikasi dan Informasi Muh.Nuh mengatakan bahwa Depkominfo akan segera mensosialisasikan akses untuk mendownload software berukuran 5 MB ini. Masyarakat juga akan diajak untuk berpartisipasi dalam pemberantasan situs-situs pornografi dengan melaporkannya melalui email.</p>
<p>&#8220;Kita akan lakukan gerakan massal dengan sekolah, Diknas, departemen, dan lembaga sosial keagamaan. Dari situ saya berharap <em>biosis mitosis</em>,&#8221; ujar Nuh untuk menjelaskan bagaimana upaya kerja sama ini dapat terus berkembang di lingkungan lain seperti pembelahan yang terjadi pada hewan amoeba. Nuh menambahkan, dalam upaya memberantas pornografi di Indonesia, peluncuran software ini ke masyarakat adalah bagian dari upaya tanggung jawab teknis yang bisa dilakukan oleh pemerintah.</p>
<p>Sementara itu jurbicara Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) , Ismawan, melihat bahwa masyarakat juga harus turut mendukung melalui tanggung jawab moral, seperti yang dijelaskan Menkominfo sebelumnya. &#8220;Ini tidak hanya bisa pemerintah saja yang tangani, tapi ini masalah kita bersama,&#8221; ujar Ismawan. (<strong>LIN</strong>)</p>
<p align="justify">                		 				<!--s:insert_counter--> 								<!--e:insert_counter--></p>
<p class="lead" style="line-height: 18px" align="justify">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/13/filter-situs-asusila-sudah-bisa-diunduh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menkominfo Bantah Proyek Software Antiporno Habiskan Rp1 T</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/13/menkominfo-bantah-proyek-software-antiporno-habiskan-rp1-t/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/13/menkominfo-bantah-proyek-software-antiporno-habiskan-rp1-t/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 23:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/13/menkominfo-bantah-proyek-software-antiporno-habiskan-rp1-t/</guid>
		<description><![CDATA[ 			  	JAKARTA,JUMAT - Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh membantah bahwa Depkominfo menghabiskan uang hingga sebesar Rp1 triliun untuk mendanai pengadaan software anti pornografi yang dinamakan software Filter Situs Asusila. Nuh justru mengatakan bahwa tidak sepeser pun dana negara yang dipakai untuk membiayai proyek ini.
&#160;
Dari pantauan Kompas.com, software yang disediakan untuk menyaring situs-situs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify" class="judulberita"> 			  	<strong>JAKARTA,JUMAT </strong>- Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh membantah bahwa Depkominfo menghabiskan uang hingga sebesar Rp1 triliun untuk mendanai pengadaan software anti pornografi yang dinamakan software Filter Situs Asusila. Nuh justru mengatakan bahwa tidak sepeser pun dana negara yang dipakai untuk membiayai proyek ini.<span id="more-22"></span></p>
<p style="text-align: justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify" class="isiartikel">Dari pantauan <em>Kompas.com</em>, software yang disediakan untuk menyaring situs-situs pornografi itu memang software gratis (<em>free software</em>) dan bukan hasil pengembangan Depkominfo sendiri. Software-software seperti ini sebenarnya dapat diunduh siapa saja dari situs aslinya, namun juga dapat diambil dari server Depkominfo. Setidaknya sudah ada dua jenis software yang disediakan Depkominfo, yakni K9 Web protection dari Blue Coat dan Naomi Family Safe Internet dari Radiant.</p>
<p>&#8220;Tidak, tidak betul itu ada biaya sampai satu triliun. Sistem anggaran kita kan sangat ketat, disahkannya saja belum APBNP 2008, kalau kita mengeluarkan jelas kita melanggar, tidak mungkin. Lalu tidak ada di rencana anggaran, urusan ini tidak kita anggarkan&#8221; ujar Nuh kepada pers di Jakarta, Jumat (11/4). Menurut Nuh, proyek ini murni kerja sosial bekerja sama dengan institusi-institusi lainnya.</p>
<p>&#8220;Kawan-kawan pun mengerjakannya demikian, kawan-kawan asosiasi semuanya juga kerja sosial karena memang ini bagian dari tanggung jawab sosial itu,&#8221; tambah Nuh. Software Filter Situs Antisusila merupakan respon pemerintah terhadap maraknya situs porno di Indonesia dan penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disahkan oleh DPR 25 Maret silam.(<strong>LIN</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/13/menkominfo-bantah-proyek-software-antiporno-habiskan-rp1-t/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>M Nuh Mesam-Mesem Dituduh Habiskan Uang Rp 1 Triliun</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/11/m-nuh-mesam-mesem-dituduh-habiskan-uang-rp-1-triliun/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/11/m-nuh-mesam-mesem-dituduh-habiskan-uang-rp-1-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 22:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/11/m-nuh-mesam-mesem-dituduh-habiskan-uang-rp-1-triliun/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 12 April 2008 &#124; 11:40 WIB
&#160;
JAKARTA, SABTU- Dituding departemen yang dipimpinnya telah menghabiskan uang mencapai Rp1 triliun untuk mendanai pengadaan software anti pornografi, Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh hanya mesem-mesem. &#8220;Ah, masak kita punya uang satu triliun,&#8221; kata M.Nuh menjawab pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan. Menteri asal Surabaya itu menegaskan, justru Depkominfo tidak menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 12 April 2008 | 11:40 WIB</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><img src="http://wacanakita.com/pic/nuh2.JPG" alt="nuh Mesam Mesem" align="left" height="225" width="298" /><strong>JAKARTA, SABTU-</strong> Dituding departemen yang dipimpinnya telah menghabiskan uang mencapai Rp1 triliun untuk mendanai pengadaan software anti pornografi, Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh hanya mesem-mesem. &#8220;Ah, masak kita punya uang satu triliun,&#8221; kata M.Nuh menjawab pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan. Menteri asal <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; cursor: pointer" class="yshortcuts" id="lw_1207946190_0">Surabaya</span> itu menegaskan, justru Depkominfo tidak menggunakan sepeserpun uang negara untuk mendanai pengadaan software itu. Software yang dapat digunakan untuk menutup akses ke situs-situs porno tersebut dinamakan software Filter Situs Asusila (FSA).<span id="more-21"></span></p>
<p align="justify">&#8220;Tidak betul ada biaya sampai satu triliun. Sistem anggaran kita kan sangat ketat, apalagi belum disahkan di APBNP 2008, kalau kita mengeluarkan jelas kita  melanggar. Dan hal itu tidak mungkin. Lalu tidak ada di rencana anggaran, urusan ini tidak kita anggarkan&#8221; sambung M.Nuh. Mantan rektor ITS mengatakan, proyek tersebut adalah murni kerja sosial yang bekerja sama dengan institusi-institusi lainnya. &#8220;Kawan-kawan asosiasi semuanya juga kerja sosial karena memang ini bagian dari tanggung jawab sosial,&#8221; tambah Nuh.</p>
<p align="justify">Selain memberikan sangkalan, dalam kesempatan itu, Depkominfo juga melakukan demo <em>download software</em> tersebut. Dari pantauan, software yang disediakan untuk menfilter situs-situs pornografi  memang free software dan bukan hasil pengembangan Depkominfo sendiri. Setidaknya sudah ada dua jenis software yang disediakan Depkominfo. Keduanya adalah <em>K9 Web protection </em>dari Blue Coat dan <em>Naomi Family Safe Internet </em>dari Radiant. Software ini sebenarnya dapat diambil semua orang dari situs aslinya, juga dapat diambil dari server Depkominfo. Software dapat diakses secara gratis melalui situs depkominfo di www.depkominfo.go.id.</p>
<p align="justify">Software Filter Situs Antisusila merupakan respon pemerintah terhadap maraknya situs porno di Indonesia dan penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disahkan oleh DPR 25 Maret silam. Mengenai munculnya statemen yang menyebut bahwa penutupan situs porno tidak akan efektif, karena akan tetap bermunculan situs baru, mantan rektor ITS ini hanya berucap datar. &#8220;Kalau dianggap tidak efektif, lantas apakah kita biarkan? Kenapa sih ini kok dilarang? Jawabannya, tolong carikan alasan yang kuat apakah untuk membangun bangsa yang kuat membutuhkan pornografi? Kalau iya mari kita tumbuhkan. Kalau tidak yah mari kita kurangi,&#8221; kata M.Nuh. Kedepan Depkominfo akan segera mensosialisasikan akses untuk mendownload software berukuran 5 MB. Nantinya, masyarakat, baik itu lewat sekolah, LSM, lembaga keagamaan, akan diikutkan berpartisipasi dalam pemberantasan situs-situs pornografi dengan melaporkannya melalui email.<strong>(persdanetwor k/had)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/11/m-nuh-mesam-mesem-dituduh-habiskan-uang-rp-1-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Situs Pemuat Fitna Diblokir : Youtube Mulai Haram Dibuka di Indonesia</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/07/situs-pemuat-fitna-diblokir-youtube-mulai-haram-dibuka-di-indonesia/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/07/situs-pemuat-fitna-diblokir-youtube-mulai-haram-dibuka-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 00:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/07/situs-pemuat-fitna-diblokir-youtube-mulai-haram-dibuka-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[ Youtube Mulai Haram Dibuka di Indonesia
JAKARTA (JP) - Salah satu situs pemuat film rasis berjudul Fitna, Youtube, akhirnya dienyahkan dari dunia maya di tanah air. Sejumlah penyelenggara internet service provider (ISP) dan network acces provider (NAP) mulai memblokir situs komunitas pemuat video terbesar tersebut.
Pemblokiran Youtube didasarkan surat Menkominfo No 84/M.KOMINFO/04/08, yang diedarkan 2 April 2008. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><font face="Times New Roman, Times, serif" size="4"> </font><font face="Arial" size="2">Youtube Mulai Haram Dibuka di Indonesia</font></strong></p>
<p align="justify"><font face="Arial" size="2">JAKARTA (JP) - Salah satu situs pemuat film rasis berjudul Fitna, Youtube, akhirnya dienyahkan dari dunia maya di tanah air. Sejumlah penyelenggara internet service provider (ISP) dan network acces provider (NAP) mulai memblokir situs komunitas pemuat video terbesar tersebut.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Pemblokiran Youtube didasarkan surat Menkominfo No 84/M.KOMINFO/04/08, yang diedarkan 2 April 2008. Surat tersebut dikirim ke 146 ISP dan 30 NAP di Indonesia. Selain Youtube, edaran tersebut memerintahkan pemblokiran blog yang memuat Fitna.</font><span id="more-19"></span></p>
<p><font face="Arial" size="2">&#8220;Sebagian ISP mulai memblokir situs Youtube. Apakah semua ISP dan NAP mematuhi edaran tersebut, kami akan evaluasi besok (7/4),&#8221; kata Menkominfo Mohammad Nuh saat dihubungi koran ini tadi malam (6/4).</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Dari penelusuran koran ini, D-Net merupakan ISP yang memblokir Youtube mulai Jumat lalu (4/4) pukul 19.00 sampai batas waktu yang tidak ditentukan. PT Excelcomindo Pratama (XL) ikut mematuhi instruksi Menkominfo. Bahkan, XL tidak hanya memblokir Youtube, tetapi blog lain yang memuat Fitna. Yakni, My Space, MetaCare, dan Rapidshare. </font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Selain RI, sejumlah negara anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam) sudah terlebih dahulu memblokir Youtube. Di antaranya, Pakistan dan Turki. Bedanya, pemerintah Turki memblokir situs tersebut melalui putusan pengadilan terkait video yang dianggap menghina pendiri Turki, Mustafa Kemal Ataturk.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Situs Youtube juga pernah diblokir pemerintah Pakistan karena menayangkan kartun-kartun ejekan kepada Rasulullah Muhammad. Pemblokiran itu menyebabkan situs tersebut macet di seluruh dunia. </font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Nuh mengatakan, surat perintah pemblokiran terpaksa diedarkan setelah pengelola Youtube mengabaikan surat Menkominfo. Dalam surat tersebut, Menkominfo meminta Youtube menghapus film Fitna -sesuai hasil rapat kabinet membahas permasalahan tersebut. &#8220;Kantor Youtube di AS telah memerintahkan kantor perwakilannya di Asia untuk menindaklanjuti surat tersebut. Namun, hingga sekarang, kami belum menerima jawaban,&#8221; beber Nuh.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Menurut Nuh, pemuatan Fitna dianggap menghina umat Islam. Selain itu, melanggar konvensi internasional HAM dan UUD 1945. &#8220;Secara etika pun tidak dapat dibenarkan karena kebebasan seseorang dibatasi kebebasan orang lain,&#8221; jelas menteri yang mantan rektor ITS itu. Bagi ISP dan NAP di tanah air, lanjut Nuh, kontrak izin operasionalnya juga jelas-jelas merinci klausul larangan melayani isi situs yang bernuansa SARA (suku, agama, ras, antargolongan).</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Nuh menambahkan, selain memblokir situs pemuat Fitna, pemerintah RI mencekal sutradaranya, Geert Wilders. &#8220;Langkah ini merupakan seruan bersama dari negara-negara anggota OKI,&#8221; ungkap Nuh.</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Sebelumnya, Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin menegaskan, kejaksaan tidak punya kewenangan memproses Wilders ke pengadilan karena lokasi kejadian perkara (locus delicti) berada di Belanda. Meski demikian, kejaksaan dapat menjerat WNI pelaku penyebar Fitna. &#8220;Dia dapat didakwa pasal 156 A KUHP, pasal penodaan agama,&#8221; jelas Muchtar. Ancaman maksimalnya adalah lima tahun penjara.(agm/roy)</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/07/situs-pemuat-fitna-diblokir-youtube-mulai-haram-dibuka-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menkom Info : Pemerintah Minta Laporan Perubahan Tarif</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/06/menkom-info-pemerintah-minta-laporan-perubahan-tarif/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/06/menkom-info-pemerintah-minta-laporan-perubahan-tarif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 22:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tarif Telephone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/06/menkom-info-pemerintah-minta-laporan-perubahan-tarif/</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, MINGGU - Sebagai tindak lanjut kebijakan penurunan tarif interkoneksi, Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) akan meminta laporan dari para operator telekomunikasi, Senin (7/4). Laporan ini terkait perubahan tarif sejak implementasi tarif baru interkoneksi, 1 April 2008.
&#160;
&#8220;Mudah-mudahan Senin besok kita sudah mendapatkan laporan siapa yang sudah dan siapa yang belum melaksanakan kebijakan tarif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://wacanakita.com/pic/Nuh.jpg" alt="M Nuh " align="left" height="225" width="298" /><strong>JAKARTA, MINGGU</strong> - Sebagai tindak lanjut kebijakan penurunan tarif interkoneksi, Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) akan meminta laporan dari para operator telekomunikasi, Senin (7/4). Laporan ini terkait perubahan tarif sejak implementasi tarif baru interkoneksi, 1 April 2008.<span id="more-17"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan Senin besok kita sudah mendapatkan laporan siapa yang sudah dan siapa yang belum melaksanakan kebijakan tarif itu mulai per 1 April. Senin nanti kita akan lihat siapa yang sudah menerapkan kebijakan tarif baru,&#8221; kata Menkominfo Muhammad Nuh, beberapa waktu lalu. Nuh mengatakan semestinya para operator telah mengeluarkan kebijakan penurunan tarif sesuai dengan kebijakan tarif interkoneksi baru dari pemerintah yang diberlakukan pada 1 April kemarin.</p>
<p>Sebelumnya Juru Bicara Indosat, Adita Irawati mengatakan pihaknya belum bisa mengungkapkan berapa penurunan tarif ritel karena masih dalam pengkajian. Dia hanya mengatakan tarif ritel seluler Indosat telah turun sekitar 12 persen dibandingkan tahun 2007.</p>
<p>&#8220;Sesuai kesepakatan dalam pertemuan operator dengan pemerintah tanggal 28 Maret kemarin, kita diberi waktu 14 hari terhitung mulai hari ini untuk mengkaji tarif ritel. Karena masih dalam pengkajian kita belum bisa umumkan apakah tarif ritel turun, dan juga berapa kisaran penurunannya,&#8221; kata Adita.</p>
<p>Senada dengan Adita, Head of Regulatory PT Excelcomindo Pratama, Nies Purwati mengatakan XL juga sedang mengkaji penurunan tarif ritel kepada masyarakat. &#8220;Tarif masih di kaji oleh bagian financial. Belum bisa kita ungkapkan,&#8221; kata Nies. Dia juga mengatakan XL belum menerima peraturan pemerintah mengenai tarif ritel itu sendiri.</p>
<p>Baru Telkomsel yang telah mengumumkan tarif dasar baru sejak penerapatn tarif baru interkoneksi. Namun, apakah perubahan tarif ini sudah sesuai harapan pemerintah akan dievaluasi secara berkala.(<strong>ANT/WAH</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/06/menkom-info-pemerintah-minta-laporan-perubahan-tarif/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menkominfo: Tarif Seluler Segera Turun Sampai 40 Persen</title>
		<link>http://wacanakita.com/2008/04/04/menkominfo-tarif-seluler-segera-turun-sampai-40-persen/</link>
		<comments>http://wacanakita.com/2008/04/04/menkominfo-tarif-seluler-segera-turun-sampai-40-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 22:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tarif Telephone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wacanakita.com/2008/04/04/menkominfo-tarif-seluler-segera-turun-sampai-40-persen/</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KAMIS - Pemerintah  mengeluarkan skema terbaru formulasi tarif interkoneksi berbasis biaya. Dengan aturan baru tersebut, diharapkan tarif telepon akan turun drastis bahkan diperkirakan bisa mencapai 40 persen yang akan diberlakukan mulai 1 April 2008.
&#160;
Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mengemukakan hal itu dalam jumpa persnya tentang Tarif Telekomunikasi, kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/2). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, KAMIS</strong> - Pemerintah  mengeluarkan skema terbaru formulasi tarif interkoneksi berbasis biaya. Dengan aturan baru tersebut, diharapkan tarif telepon akan turun drastis bahkan diperkirakan bisa mencapai 40 persen yang akan diberlakukan mulai 1 April 2008.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p>Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mengemukakan hal itu dalam jumpa persnya tentang Tarif Telekomunikasi, kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/2). Menurut Nuh, saat ini terjadi beberapa variasi penurunan dalam formulasi tarif interkoneksi tersebut. Diungkapkan Nuh, penurunan tarif fixed line akan lebih kecil dari tarif seluler karena disubsidi sedangkan tarif seluler dipastikan turun signifikan.<span id="more-18"></span></p>
<p>Secara keseluruhan, variatif penurunan tarifnya bisa mencapai 5 persen sampai 20 persen. Namun khusus untuk seluler penurunannya dapat mencapai 20 persen hingga 40 persen. Tarif seluler mengalami penurunan karena beberapa komponen tarif ritel antara lain tarif interkoneksi, activity business dan margin.</p>
<p>Nuh berharap skema baru formulasi tarif tersebut bisa menjadi referensi buat para operator untuk menurunkan tarif ritel dan juga menekan besaran pengeluaran operator. Aturan penurunan tarif ini akan mulai diimplementasikan mulai April mendatang.</p>
<p>Secara terpisah Dirut Telkomsel Kiskenda Suriahardja di sela-sela peluncuran M-Komik menyatakan pihaknya bakal menurunkan tarif layanan selulernya setelah menerima draft formulasi tarif interkoneksi yang baru saja diterbitkan regulator. Meski demikian, Kiskenda mengaku masih belum bisa memberikan petunjuk tentang rencana besaran penurunan tarif tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami belum bisa memberikan keterangan sebelum mendapatkan tanggapan dari pemerintah terkait DPI (daftar penawaran interkoneksi) yang akan kami kirimkan dalam waktu dekat ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Dijelaskan, Telomsel saat ini masih terus mengkaji dampak dari penurunan tarif tersebut. &#8220;Dengan turunnya tarif interkoneksi pasti akan berpengaruh ke pendapatan. Tapi kan ada elastisitas, tarif turun trafik naik. Ya kita lihat saja nanti,&#8221; kata Kiskenda.(<strong>PersdaNetwork/HBK</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wacanakita.com/2008/04/04/menkominfo-tarif-seluler-segera-turun-sampai-40-persen/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
