Dua Direktur BRMS Borong Saham Perusahaan Sendiri untuk Investasi

Dua Direktur BRMS Borong Saham Perusahaan Sendiri untuk Investasi

Kepercayaan petinggi perusahaan terhadap saham yang mereka pimpin biasanya menjadi sinyal positif bagi pasar. Itulah yang terjadi di PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), di mana dua direkturnya kompak membeli saham perusahaan pada akhir September hingga awal Oktober 2026.

Direktur BRMS Adika Aryasthana Bakrie lebih dulu bergerak dengan membeli 389.900 saham pada 28 September 2026 di harga Rp 640 per saham. Total dana yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp 249,53 juta. Setelah transaksi ini, kepemilikan sahamnya bertambah menjadi 1.512.800 lembar dari sebelumnya 1.122.900 lembar.

Direktur lainnya, Muhammad Sulthon, melakukan pembelian secara bertahap dalam beberapa transaksi pada 1 dan 2 Oktober 2026. Ia membeli saham BRMS dengan harga bervariasi antara Rp 345 hingga Rp 565 per saham, dengan total pembelian 270.500 saham senilai sekitar Rp 149,9 juta. Kepemilikannya kini mencapai 310.500 saham, naik dari posisi sebelumnya 220.500 saham.

Seluruh transaksi ini tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) — sebuah kewajiban bagi pihak internal perusahaan setiap kali membeli atau menjual saham perusahaannya sendiri. Keduanya menyatakan pembelian dilakukan untuk tujuan investasi dengan status kepemilikan langsung.

Di hari yang sama, saham BRMS sendiri ditutup menguat 3,64% ke level Rp 570 per saham. Volume perdagangan saham BRMS tercatat sebanyak 2,13 juta saham dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 118,7 miliar. Langkah borong saham oleh dua petingginya ini setidaknya memberi gambaran bahwa mereka optimistis terhadap prospek perusahaan ke depan.

Sumber: Liputan6

Baca Juga

Scroll to Top