
Sebanyak 619.290 keluarga di Provinsi Riau menjadi sasaran bantuan pangan beras pemerintah untuk periode Juli hingga September 2026. Total beras yang disalurkan mencapai 18.578.700 kilogram, dan proses distribusinya kini dipercepat oleh Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Percepatan penyaluran ini ditandai dengan kehadiran langsung Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman dan Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Kamis (17/9/2026). Turut hadir Plt. Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, dan Kapolda Riau.
Khusus untuk Kota Pekanbaru, bantuan dialokasikan kepada 60.478 keluarga penerima dengan total 1.814.340 kilogram beras. Di Kecamatan Marpoyan Damai saja terdapat 8.313 penerima, termasuk 2.512 penerima di Kelurahan Tangkerang Tengah.
Dari sisi pencapaian, penyaluran alokasi Februari-Maret 2026 di Pekanbaru sudah tuntas 100 persen. Sementara untuk alokasi Juli-September 2026, realisasinya sudah menyentuh 50 persen per 16 September 2026.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pangan ini terus disalurkan agar dapat diterima dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Rizal.
Rizal juga menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga mutu dan kelancaran distribusi. “Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, dan kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pangan pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Program ini menyasar keluarga dari kelompok ekonomi paling bawah, yakni desil satu hingga empat. Pemerintah juga memastikan program serupa akan dilanjutkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga perlindungan pangan bagi warga yang membutuhkan tetap terjaga hingga akhir tahun.
Sumber: Antara News




