:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362480/original/076870800_1790812492-IMG_4342.jpg)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, memastikan bahwa jajaran pengurus baru organisasi Islam terbesar di Indonesia itu telah melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan itu diungkap Gus Kikin usai konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat, Jakarta, pada Rabu malam, 30 September 2026. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan untuk membahas agenda politik tertentu, melainkan murni silaturahmi setelah proses penyusunan struktur kepengurusan rampung.
“Enggak ada (pesan khusus), kita bersilaturahim, titik akhir dari pada penyusunan struktur dari Nahdlatul Ulama itu, kemudian kita bersilaturahim saja,” kata Gus Kikin.
Kepengurusan baru PBNU masa khidmah 2026-2031 melibatkan 210 anggota yang telah resmi diumumkan. Pelantikan pengurus dijadwalkan berlangsung di Jakarta, dengan target waktu sekitar peringatan Hari Santri.
Pertemuan antara pimpinan PBNU dan kepala negara seperti ini lazim dilakukan sebagai bentuk komunikasi antara organisasi masyarakat besar dengan pemerintah, sekaligus menandai dimulainya era kepengurusan baru di tubuh Nahdlatul Ulama.
Sumber: Liputan6




