
Pabrikan mobil listrik asal China, Avatr, sedang menyiapkan strategi ekspansi ke benua Eropa. Rencana masuk pasar Eropa akan dimulai tahun 2027 dengan memilih Norwegia dan Spanyol sebagai gerbang pertama penetrasi pasar di kawasan tersebut.
Menurut Justin Li, Kepala Bisnis Luar Negeri Avatr, perusahaan akan meluncurkan enam model kendaraan baru di Eropa dalam periode tiga tahun ke depan. Lini produk yang disiapkan mencakup beragam segmen mulai dari SUV menengah, SUV besar, hingga kendaraan bergaya shooting brake (mobil yang menggabung gaya sedan dan wagon).
“Pada tahun 2027, Norwegia dan Spanyol akan menjadi pasar peluncuran Avatr di Eropa, di mana Avatr 06T dan 07L akan melakukan debut Eropa mereka,” ujar Li saat hadir di Paris Motor Show pada 13 Oktober lalu.
Untuk memastikan kesuksesan di pasar Eropa, Avatr telah mengurus persiapan infrastruktur pendukung. Perusahaan—yang merupakan joint venture antara Changan dan CATL—sudah membangun jaringan penjualan dan layanan purna jual bersama mitra lokal di kedua negara target. Dukungan mencakup jaringan logistik suku cadang dan layanan roadside assistance.
Model yang menjadi fokus utama adalah Avatr T09, SUV berukuran penuh yang akan bersaing di segmen premium melawan kompetitor seperti Li Auto L9, Aito M9, dan Zeekr 9X. Kendaraan ini menggunakan teknologi range extender, yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik untuk memperpanjang jarak tempuh.
Berdasarkan dokumen registrasi di China, T09 ditawarkan dalam dua varian tenaga. Pilihan pertama menggunakan mesin turbo 1,5 liter (141 tenaga kuda) plus motor listrik depan (241 tenaga kuda) dan belakang (415 tenaga kuda). Varian kedua mengandalkan mesin turbo 2,0 liter (201 tenaga kuda) dengan motor depan 241 tenaga kuda dan dua motor belakang masing-masing 302 tenaga kuda. Kedua versi dilengkapi baterai 71,24 kWh, meski belum terdapat jaminan spesifikasi ini akan sama persis di pasar Eropa.
Meskipun baru bersiap memasuki Eropa, Avatr telah mengklaim kehadiran di lebih dari 70 negara dan wilayah dengan akumulasi penjualan melampaui 280.000 unit. Perusahaan menargetkan ekspansi geografis hingga mencapai 110 negara pada tahun 2030. Pusat desain global Avatr berlokasi di Munich, Jerman, dan berkolaborasi dengan tim desain di Shanghai untuk mengembangkan produk sesuai kebutuhan pasar internasional.
Strategi Avatr untuk masuk Eropa menunjukkan ambisi pabrikan China dalam memperkuat posisi di pasar otomotif global yang kompetitif, khususnya dalam segmen kendaraan listrik premium yang terus berkembang pesat.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Badung Raih Dua Penghargaan Pariwisata, Fokus pada Kualitas Bukan Sekadar Jumlah Wisatawan

CUAN dan BREN Terima Denda Rp 600 Miliar dari OJK atas Praktik Menyesatkan IPO

Kapolda Jateng Jelaskan Posisi Polisi dalam Pengurusan Izin Konser Andrea Bocelli

