:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4490714/original/050021900_1688473632-WhatsApp_Image_2023-07-04_at_17.44.02.jpg)
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) resmi membuka penawaran obligasi senilai maksimal Rp 500 miliar kepada publik. Dana yang terkumpul nantinya akan dipakai untuk menopang kebutuhan operasional perusahaan beserta anak-anak usahanya.
Obligasi ini dibagi menjadi dua seri. Seri A menawarkan bunga tetap 9% per tahun dengan nilai pokok Rp 387,34 miliar dan tenor 370 hari sejak tanggal emisi — artinya pelunasan dijadwalkan pada 2 November 2027. Seri B berbunga lebih tinggi, yakni 10% per tahun, dengan nilai pokok Rp 112,66 miliar dan jangka waktu tiga tahun hingga 22 Oktober 2029.
Bunga dari kedua seri akan dibayarkan setiap tiga bulan sekali, dengan pembayaran perdana dijadwalkan pada 22 Januari 2027. Penawaran umum sendiri berlangsung pada 15 hingga 19 Oktober 2026, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 23 Oktober 2026.
Adapun penggunaan dana hasil penerbitan obligasi ini cukup terperinci. Sekitar 20,22% akan digunakan langsung oleh Energi Mega Persada, sementara 40,44% dialokasikan ke PT Energi Maju Abadi. Sisanya dibagi rata antara PT EMP Energi Gandewa dan PT EMP Energi Riau, masing-masing sekitar 19,67%.
Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk keperluan modal kerja, mulai dari membayar biaya produksi, sewa fasilitas, bahan bakar, gaji karyawan, hingga kewajiban kepada pemasok dan pihak ketiga. Obligasi ini telah mendapat peringkat idA+ atau Single A Plus — artinya tingkat risiko terbilang rendah — dari lembaga pemeringkat Pefindo dengan prospek stabil, yang bisa menjadi sinyal positif bagi calon investor yang mempertimbangkan instrumen ini.
Sumber: Liputan6
Baca Juga

Badung Raih Dua Penghargaan Pariwisata, Fokus pada Kualitas Bukan Sekadar Jumlah Wisatawan

CUAN dan BREN Terima Denda Rp 600 Miliar dari OJK atas Praktik Menyesatkan IPO

Kapolda Jateng Jelaskan Posisi Polisi dalam Pengurusan Izin Konser Andrea Bocelli

