
Kehadiran pasukan keamanan di kawasan pertambangan strategis Indonesia akan diperkuat dengan penempatan personel dari luar daerah. Polda Banten telah mengirimkan 45 anggota Brimob (Brigade Mobil) ke Papua Tengah untuk bertugas menjaga keamanan operasional pertambangan di wilayah tersebut.
Penugasan ini bagian dari Operasi Amole II, sebuah misi keamanan yang melibatkan mobilisasi pasukan dari berbagai daerah. Para personel Brimob dari Banten akan ditempatkan di area pertambangan Freeport dengan durasi penugasan selama tujuh bulan.
Langkah ini menunjukkan upaya koordinasi antar kepolisian daerah dalam mengamankan aset ekonomi strategis nasional, terutama di wilayah yang memiliki aktivitas pertambangan berskala besar. Penempatan jangka menengah seperti ini memastikan kontinuitas pengamanan dan stabilitas keamanan di lokasi operasional penting.
Kehadiran pasukan bersenjata di lokasi tambang merupakan bagian dari strategi lebih luas untuk menjaga kelancaran produksi dan perlindungan infrastruktur ekonomi di daerah timur Indonesia.
Sumber: Detik.com
Baca Juga

Badung Raih Dua Penghargaan Pariwisata, Fokus pada Kualitas Bukan Sekadar Jumlah Wisatawan

CUAN dan BREN Terima Denda Rp 600 Miliar dari OJK atas Praktik Menyesatkan IPO

Kapolda Jateng Jelaskan Posisi Polisi dalam Pengurusan Izin Konser Andrea Bocelli

