Low Tuck Kwong Tambah Kepemilikan Saham Bayan Resources dengan Investasi Rp 1,12 Triliun

Low Tuck Kwong Tambah Kepemilikan Saham Bayan Resources dengan Investasi Rp 1,12 Triliun

Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong, melakukan pembelian saham perusahaan tersebut senilai Rp 1,12 triliun pada 14 Oktober 2026. Transaksi ini merupakan bagian dari strategi investasi untuk memperkuat posisi kepemilikannya di perusahaan tambang batubara terbesar Indonesia itu.

Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Oktober 2026, Low Tuck Kwong membeli sebanyak 100.001.000 saham dengan harga Rp 11.200 per lembar saham. Menurut keterbukaan informasi BEI, “Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan saham langsung.”

Setelah pembelian ini, persentase kepemilikan Low Tuck Kwong di Bayan Resources meningkat dari 9,95% menjadi 10,25%, atau setara dengan 3.416.667.832 saham. Transaksi ini menunjukkan komitmen pemegang saham utama untuk terus mengembangkan kontrol atas perusahaan yang berdiri sejak 1992.

Pembelian saham ini dilakukan setelah Low Tuck Kwong dan Elaine Low menyelesaikan perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBS) dengan PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, pada 7 Oktober 2026. Perjanjian tersebut sebelumnya telah mengalami perubahan, dengan jumlah saham yang akan dialihkan disesuaikan dari 10.000.000.500 menjadi 10.084.088.370 saham.

Di pasar modal, harga saham BYAN mencatat penutupan di Rp 11.100 per saham pada 15 Oktober 2026, turun 1,77% dari pembukaan. Meskipun mengalami pelemahan pada hari transaksi pembelian tersebut, saham BYAN menunjukkan pergerakan yang dinamis dengan volume transaksi harian mencapai Rp 1,7 triliun.

Sumber: Liputan6

Baca Juga

Scroll to Top