KPK Ungkap Asal Uang Rp 934 Juta dari Berbagai Kasus Korupsi di Klaten

KPK Ungkap Asal Uang Rp 934 Juta dari Berbagai Kasus Korupsi di Klaten

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melacak sumber uang Rp 934 juta yang ditemukan dalam tong biru di rumah Hanaku Agni Sadewo, adik Bupati Klaten. Uang tersebut ternyata tidak berasal dari satu kasus, melainkan merupakan kumpulan hasil dari beberapa dugaan korupsi di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa dana yang ditemukan sudah tercampur sehingga sulit untuk memisahkannya berdasarkan sumbernya masing-masing. “Untuk uang Rp 934 juta, itu betul yang ada dalam tong warna biru yang ditemukan oleh tim di rumah saudara HAS, adik kandung bupati yang bersangkutan. Untuk klasternya, ini sudah bercampur,” ujar Taufik dalam konferensi pers di Gedung KPK.

Berdasarkan penyelidikan, uang tersebut diduga berasal dari beberapa sumber termasuk penerimaan suap terkait pengadaan barang dan jasa, gratifikasi (hadiah) dari organisasi perangkat daerah dan badan usaha milik daerah, serta kegiatan usaha lainnya termasuk pertambangan galian C.

Selain itu, KPK juga menemukan dugaan permufakatan jahat terkait pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam klaster ini, meski secara fisik uang belum diterima, KPK yakin telah terjadi penerimaan janji yang berkaitan dengan pengondisian hasil pemeriksaan laporan keuangan.

Taufik mengemukakan bahwa dugaan korupsi terkait BPK dimulai ketika ditemukan sejumlah temuan dalam draf awal pemeriksaan. Temuan tersebut kemudian diduga dinegosiasikan antara pihak-pihak terkait hingga menghasilkan kesepakatan, dan hasilnya temuan tersebut tidak lagi muncul dalam laporan akhir yang dikeluarkan pada bulan Mei 2026.

KPK menegaskan bahwa meski uang belum terealisasi secara fisik dalam klaster BPK, unsur penerimaan hadiah atau janji telah terpenuhi sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Temuan uang dalam tong biru ini menjadi bagian penting dari keseluruhan bukti dalam penyelidikan kasus korupsi di Klaten.

Sumber: Liputan6

Baca Juga

Scroll to Top