Ekonomi Aceh, Sumut, dan Sumbar Pulih Bertahap, Pasar hingga UMKM Mulai Bergerak

Ekonomi Aceh, Sumut, dan Sumbar Pulih Bertahap, Pasar hingga UMKM Mulai Bergerak

Tanda-tanda pemulihan ekonomi pascabencana di tiga provinsi Sumatera semakin nyata. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan bahwa aktivitas ekonomi warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunjukkan kemajuan, mulai dari pasar tradisional yang kembali ramai hingga usaha kecil yang mulai bangkit.

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menyebut salah satu tolok ukur paling nyata adalah kembali beroperasinya pasar rakyat. “Untuk per hari ini aktivasi pasar rakyat itu di Aceh sudah 90 persen, kemudian di Sumut dan Sumbar sudah 100 persen,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Pemulihan juga terlihat dari meningkatnya akses warga terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR), yaitu pinjaman berbunga rendah dari pemerintah untuk pelaku usaha kecil. Tercatat ada 121.984 debitur KUR di Aceh, 44.049 di Sumatera Utara, dan 27.670 di Sumatera Barat. Amran menilai angka ini mencerminkan semangat masyarakat untuk kembali menjalankan usaha. “Ini menandakan bahwa program yang sudah bergerak, masyarakat sudah mulai bangkit kembali dalam perekonomian,” tambahnya.

Di sisi lain, transaksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat platform digital juga mencatatkan angka yang cukup besar. Hingga 26 Agustus 2026, total transaksi UMKM secara daring mencapai lebih dari 40,6 juta transaksi, menandakan roda usaha masyarakat kecil terus berputar meski masih dalam proses pemulihan.

Pemulihan tidak hanya terjadi di sektor perdagangan. Di bidang pertanian, lahan sawah yang terdampak bencana juga tengah dipulihkan secara bertahap. Sumatera Barat sudah 100 persen, Sumatera Utara mencapai 96,57 persen, sementara Aceh masih dalam proses di angka 56,71 persen. Sektor kelautan dan perikanan turut mendapat perhatian melalui rehabilitasi tambak dan bantuan alat tangkap ikan.

Dengan berbagai capaian ini, pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana Sumatera tampaknya berjalan lebih cepat dari yang dikhawatirkan, meski tentu masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum kondisi benar-benar kembali seperti semula.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top