Evaluasi MSCI Jadi Kesempatan Emas Perbaiki Pasar Modal Indonesia

Evaluasi MSCI Jadi Kesempatan Emas Perbaiki Pasar Modal Indonesia

Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) melihat proses evaluasi dari MSCI—lembaga penyusun indeks pasar global—sebagai peluang strategis untuk memperbaiki kualitas pasar modal dalam negeri. Organisasi ini percaya bahwa momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh semua pihak terkait, mulai dari regulator hingga pelaku pasar, untuk membuat pasar modal Indonesia lebih kuat dan terpercaya di kancah internasional.

Menurut Armand Hartono, Ketua Umum AEI, standar pasar modal kelas dunia tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya nilai total saham yang beredar atau volume perdagangan. “Yang lebih utama, pasar modal kelas dunia adalah pasar modal yang terpercaya. Kepercayaan tersebut dibangun melalui infrastruktur yang andal, transparansi, keterbukaan kepemilikan, free float yang memadai dan sehat, serta penegakan aturan yang konsisten,” ujarnya.

AEI mengidentifikasi empat pilar utama yang perlu diperkuat secara bersamaan. Pertama, peningkatan kualitas transparansi dan informasi emiten agar mudah diakses investor lokal maupun asing. Kedua, keterbukaan struktur kepemilikan saham dan peningkatan porsi saham yang dapat diperdagangkan publik untuk mendukung likuiditas pasar.

Pilar ketiga berfokus pada infrastruktur perdagangan yang efisien dan sesuai praktik internasional, termasuk sistem kliring dan penyelesaian transaksi yang aman. Keempat, penerapan aturan hukum yang konsisten, perlindungan investor minoritas, serta pencegahan praktik manipulasi pasar yang dapat merusak kepercayaan publik.

Perbaikan struktural ini memerlukan kerja sama erat antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten, investor, dan seluruh pemangku kepentingan di industri. AEI menekankan bahwa proses reformasi harus dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan implementasi dan keberlanjutan pertumbuhan, sehingga peningkatan standar berjalan seiring dengan pendalaman pasar.

Dengan membangun fondasi yang kuat melalui transparansi, tata kelola yang baik, dan perlindungan investor yang memadai, pasar modal Indonesia diharapkan dapat berkembang menjadi sumber pembiayaan jangka panjang yang andal bagi dunia usaha dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Sumber: Liputan6

Baca Juga

Scroll to Top