Ethiopian Airlines Pesawat Kargo Dipaksa Putar Balik dari Israel karena Pilot Berkebangsaan Indonesia

Ethiopian Airlines Pesawat Kargo Dipaksa Putar Balik dari Israel karena Pilot Berkebangsaan Indonesia

Pesawat kargo Ethiopian Airlines terpaksa membatalkan pendaratan di Israel pada Minggu malam (11 Oktober) karena pilot yang menerbangkannya adalah warga negara Indonesia. Kejadian ini menunjukkan penerapan kebijakan ketat Israel terhadap kru penerbangan dari negara-negara tertentu.

Masalah muncul ketika maskapai baru mengirimkan daftar anggota kru kepada otoritas bandara Israel setelah pesawat sudah lepas landas. Akibatnya, pesawat sudah berada di atas wilayah udara Israel saat larangan mendarat disampaikan, memaksa pilot untuk berbelok kembali ke Addis Ababa.

Dalam perjalanan pulang, pesawat harus membuang sebagian bahan bakar ke laut untuk mengurangi beban. Ethiopian Airlines kemudian mengganti pilot tersebut dengan kru lain yang memiliki izin resmi mendarat di Israel sebelum melanjutkan operasi berikutnya.

Larangan ini bagian dari kebijakan yang diterapkan Kementerian Perhubungan Israel setelah insiden pembajakan pesawat Flydubai pada 30 September. Saat itu, pilot asal Oman mencoba membajak pesawat dengan menabrakkannya ke Bandara Ben Gurion setelah menikam kopilotnya, tindakan yang hanya berhasil dicegah berkat intervensi penumpang.

Penyelidikan kemudian mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun, Israel belum menerapkan pemeriksaan keamanan yang memadai terhadap awak pesawat asing. Pilot dan kru dari Iran, Irak, Lebanon, dan Pakistan—negara-negara yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel—dilaporkan dapat dengan mudah masuk ke Israel tanpa penyaringan yang ketat.

Kementerian Perhubungan Israel kini telah menerbitkan peraturan yang melarang maskapai untuk mengizinkan warga negara dari negara-negara musuh atau yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel menjadi pilot, awak pesawat, atau penumpang. Selain itu, kementerian akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan setiap operator penerbangan menerapkan prosedur keamanan yang diperlukan dalam setiap penerbangan ke Tel Aviv.

Sumber: Detik Travel

Baca Juga

Scroll to Top