:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363136/original/009925600_1790841328-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_14.51.52.jpeg)
Baru sehari dilantik sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Suyudi Ario Seto langsung mengemban tugas berat dari Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan berlangsung di Istana Negara Jakarta pada Rabu, 1 Oktober 2026, menggantikan posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Suyudi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo secara khusus memintanya fokus menangani tiga masalah besar yang selama ini meresahkan masyarakat, yakni peredaran narkotika, penyelundupan barang ilegal, dan judi online.
“Ya yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua ya terutama dalam berbagai kegiatan dan juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” kata Suyudi di Istana Negara Jakarta.
Selain menjalankan arahan presiden, Suyudi juga menyatakan akan segera bergerak ke dalam, yaitu melakukan konsolidasi internal di tubuh Polri. Ia berencana memetakan persoalan yang ada, memilah mana yang perlu diperbaiki, lalu menetapkan langkah-langkah prioritas.
Dengan dua agenda besar di tangan sekaligus — memberantas kejahatan yang meresahkan publik dan membenahi institusi dari dalam — Kapolri baru ini menghadapi ujian berat sejak hari pertama menjabat.
Sumber: Liputan6
Baca Juga

Demokrat Fokus Dukung Prabowo, Belum Pikirkan Capres 2029

Anggota KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP Terkait Aturan Pencalonan Gibran di Pilpres 2024

Denny Indrayana Siap Lobi DPR dan Parpol demi Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK

