MNC Bank Alami Penurunan Laba 22,78% di Kuartal Ketiga 2026

MNC Bank Alami Penurunan Laba 22,78% di Kuartal Ketiga 2026

Bank MNC Internasional menghadapi tantangan finansial pada periode Januari hingga September 2026, dengan laba bersih yang merosot signifikan menjadi Rp 46,63 miliar. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 22,78% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 60,39 miliar.

Penyebab utama penurunan laba adalah menurunnya pendapatan bunga bersih hingga 11,33% menjadi Rp 364,07 miliar dari sebelumnya Rp 410,61 miliar. Di sisi lain, laba operasional bank turun lebih dalam lagi, mencapai penurunan 25,68% menjadi Rp 52,42 miliar dari Rp 70,54 miliar pada periode setara tahun 2025.

Permasalahan finansial diperparah oleh naiknya beban operasional. Beban umum dan administrasi meningkat 5,03% menjadi Rp 203,60 miliar, sementara beban tenaga kerja naik 5,72% mencapai Rp 177,34 miliar. Kenaikan biaya ini memberikan tekanan tambahan pada profitabilitas bank.

Meskipun menghadapi tantangan, bank masih mencatat beberapa sisi positif. Pendapatan bunga total meningkat 0,56% menjadi Rp 1,15 triliun, dan kredit yang disalurkan naik menjadi Rp 12,01 triliun dari sebelumnya Rp 11,61 triliun pada akhir tahun 2025.

Ukuran aset bank mengalami kontraksi, turun dari Rp 20,27 triliun pada Desember 2025 menjadi Rp 18,78 triliun pada akhir September 2026. Laba per saham juga menurun menjadi Rp 1,05 dari Rp 1,25 pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan tekanan pada return bagi pemegang saham.

Sumber: Liputan6

Baca Juga

Scroll to Top